Friday, April 29, 2016

quantum gates


     Menurut Wikipedia Dalam komputasi kuantum dan khusus model sirkuit kuantum perhitungan , gerbang kuantum ( atau gerbang logika kuantum ) adalah sirkuit kuantum dasar operasi pada sejumlah kecil qubit . Mereka adalah blok bangunan sirkuit kuantum , seperti gerbang logika klasik adalah untuk sirkuit digital konvensional .

     Tidak seperti banyak gerbang logika klasik , gerbang logika kuantum yang reversibel . Namun, adalah mungkin untuk melakukan komputasi klasik menggunakan gerbang hanya reversibel . Misalnya , pintu gerbang Toffoli reversibel dapat melaksanakan semua fungsi Boolean . Gerbang ini memiliki setara kuantum langsung , menunjukkan bahwa sirkuit kuantum dapat melakukan semua operasi yang dilakukan oleh sirkuit klasik .


Quantum Logic Gates, Prosedur berikut menunjukkan bagaimana cara untuk membuat sirkuit reversibel yang mensimulasikan dan sirkuit ireversibel sementara untuk membuat penghematan yang besar dalam jumlah ancillae yang digunakan.
-  Pertama mensimulasikan gerbang di babak pertama tingkat.
-  Jauhkan hasil gerbang di tingkat d / 2 secara terpisah.
-  Bersihkan bit ancillae.
-  Gunakan mereka untuk mensimulasikan gerbang di babak kedua tingkat.
-  Setelah menghitung output, membersihkan bit ancillae.
-  Bersihkan hasil tingkat d / 2.
Sekarang kita telah melihat gerbang reversibel ireversibel klasik dan klasik, memiliki konteks yang lebih baik untuk menghargai fungsi dari gerbang kuantum. Sama seperti setiap perhitungan klasik dapat dipecah menjadi urutan klasik gerbang logika yang bertindak hanya pada bit klasik pada satu waktu, sehingga juga bisa setiap kuantum perhitungan dapat dipecah menjadi urutan gerbang logika kuantum yang bekerja pada hanya beberapa qubit pada suatu waktu. Perbedaan utama adalah bahwa gerbang logika klasik memanipulasi nilai bit klasik, 0 atau 1, gerbang kuantum dapat sewenang-wenang memanipulasi nilai kuantum multi-partite termasuk superposisi dari komputasi dasar yang juga dilibatkan. Jadi gerbang logika kuantum perhitungannya jauh lebih bervariasi daripada gerbang logika perhitungan klasik.



Sumber   https://en.wikipedia.org/wiki/Quantum_gate
http://maya-ardiati-fst12.web.unair.ac.id/artikel_detail-117049-Prokom-Artikel%20Quantum%20Computing%20Dan%20Quantum%20Crypto.html






TikaNesia - Jasa Pembuatan Website

Pengoperasian Data Qubit

Ilmu informasi quantum dimulai dengan menggeneralisir sumberdaya fundamental informasi klasik—bit—menjadi bit quantum, atau qubit. Sebagaimana bit merupakan objek ideal yang diabstraksi dari prinsip-prinsip fisika klasik, qubit adalah objek quantum ideal yang diabstraksi dari prinsip-prinsip mekanika quantum. Bit bisa direpresentasikan dengan kawasan-magnetik pada cakram, voltase pada sirkuit, atau tanda grafit yang dibuat pensil pada kertas. Pemfungsian status-status fisikal klasik ini sebagai bit tidak bergantung pada detil bagaimana mereka direalisasikan. Demikian halnya, atribut-atribut qubit adalah independen dari representasi fisikal spesifik sebagai pusingan nukleus atom atau, katakanlah, polarisasi photon cahaya.

Bit digambarkan oleh statusnya, 0 atau 1. Begitu pula, qubit digambarkan oleh status quantumnya. Dua status quantum potensial untuk qubit ekuivalen dengan 0 dan 1 bit klasik. Namun dalam mekanika quantum, objek apapun yang memiliki dua status berbeda pasti memiliki rangkaian status potensial lain, disebut superposisi, yang menjerat kedua status hingga derajat bermacam-macam. Status-status qubit yang diperkenankan persisnya merupakan semua status yang harus bisa dicapai, secara prinsip, oleh bit klasik yang ditransplantasikan ke dalam dunia quantum. Status-status qubit ekuivalen dengan titik-titik di permukaan bola, di mana 0 dan 1 sebagai kutub selatan dan utara [lihat boks di bawah]. Kontinum status antara 0 dan 1 membantu perkembangan banyak atribut luar biasa informasi quantum.
 Sebuah contoh dari implementasi qubit untuk komputer kuantum bisa mulai dengan menggunakan partikel dengan dua putaran menyatakan: “down” dan “up”. Namun pada kenyataannya sistem yang memiliki suatu diamati dalam jumlah yang akan kekal dalam waktu evolusi dan seperti bahwa A memiliki setidaknya dua diskrit dan cukup spasi berturut-turut eigen nilai , adalah kandidat yang cocok untuk menerapkan sebuah qubit. Hal ini benar karena setiap sistem tersebut dapat dipetakan ke yang efektif spin -1/2 sistem.



Sumber :     http://www.arsianto.com/2015_07_01_archive.html
                   http://maya-ardiati-fst12.web.unair.ac.id/artikel_detail-117049-Prokom-Artikel%20Quantum%20Computing%20Dan%20Quantum%20Crypto.html






TikaNesia - Jasa Pembuatan Website

Quantum Entanglement

     Menurut Wikipedia Quantum Entanglement atau belitan kuantum adalah fenomena fisik yang terjadi ketika pasangan atau kelompok partikel yang dihasilkan atau berinteraksi dengan cara sedemikian rupa sehingga keadaan kuantum dari setiap partikel tidak dapat dijelaskan secara independen - bukan , keadaan kuantum harus dijelaskan untuk sistem secara keseluruhan .Penggunaan quantum entanglement saat ini diimplementasikan dalam berbagai bidang salah satunya adalah pengiriman pesan-pesan rahasia yang sulit untuk di-enkripsi dan pembuatan komputer yang mempunyai performa yang sangat cepat.

     5 Fungsinya
. Sistem Komunikasi Supercepat

Dua partikel yang ter-entangle seolah-olah dapat berkomunikasi secara instan. Walaupun kedua partikel itu terpisah oleh jarak yang sangat jauh. Di bumi, komunikasi dengan gelombang radio dapat berlangsung secara cepat dan tanpa masalah karena gelombang radio itu sendiri berjalan dalam kecepatan yang kurang lebih sama dengan cahaya. Jarak satu tempat ke tempat lain di bumi ini masih dapat ter cover oleh kecepatan seperti itu.


Namun jika bicara tentang perjalanan antar planet, seperti misi di Mars. Jarak yang memisahkan antara bumi dan Mars membuat komunikasi menjadi pelik. Sekarang, komunikasi dari Mars ke Bumi bisa mempunyai renggang waktu sekitar 48 menit. Jika ini hanya pengiriman data biasa, tidak ada dampak signifikan yang berakibat fatal terhadap sistem. Namun jika keadaan darurat, maka jeda waktu seperti itu sangat signifikan. Apalagi jika misi manusia ke Mars jadi dilaksanan. Keadaan darurat harus segera ditangani dan advise yang diberikan dari bumi akan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan misi.

Saat ini, ilmuwan memang belum berhasil mengirimkan data yang kompleks dengan quantum entanglement. Tapi, state yang ringkas seperti jika keadaan di tempat satu 0, maka di tempat sebaliknya adalah 1 sudah berhasil dilakukan. Dan 0 serta 1 ini adalah basic pertama dari sistem komputasi. Jika data yang kompleks berhasil dibuat, maka tidak menutup kemungkinan sistem komunikasi dengan quantum entanglement akan segera terwujud.

2. Sistem Enkripsi

Selama ini, enkripsi bekerja dengan menggunakan sebuah kunci (key). Dimana pengirim mempunyai kunci terseut dan penerima juga mempunyai kunci yang sama. Jika penerima menerima pesan yang dikirimkan oleh encoder, maka kunci yang ia miliki dapat berfungsi menjadi sebuah decoder. Sistem seperti ini relatif aman, namun kemungkinan orang lain mempunyai kunci yang sejenis (atau hampir sama) tak dapat dianggap enteng.

Quantum entanglement dapat menjadi solusi untuk celah sistem enkripsi tersebut. Dengan Quantum entanglement, seorang encoder dapat menciptakan kunci dari dua buah partikel yang di entangle-kan. Dan ini berarti bahwa dua buah partikel ini adalah satu-satunya pasangan entangle di seluruh alam semesta. Tidak mungkin untuk digandakan atau dicari padanannya. Jika sistem enkripsi mampu menggunakn quantum entanglement, maka dapat dibilang kode yang dihasilkan nyaris tidak mampu dipecahkan. Kecuali jika ia menggunakan salah satu dari partikel yang di entangle-kan tersebut.

3. Sistem Waktu Presisi

Waktu adalah sebuah entitas yang penting. Waktu bukan hanya mejelaskan keadaan atau kejadian berada namun juga menjadi tolok ukur yang berharga. Sekarang, kita mengukur waktu kebanyakan dengan menggunakan sistem analog, atau beberapa juga menggunakan sistem digital. Namun, sistem ini masih mempunyai kekurangan karena banyak terdapat interferensi. Iterferensi dapat terjadi karena kesalahan manusia, elektronik, maupun gelombang magenetik atau gravitasi dari bumi. Karena itulah, konsep jam atom (atomic clock) mulai digulirkan.

Ketepatan jam atom bergantung sebagian pada jumlah atom yang digunakan. Karena disimpan di ruangan vakum, setiap atom secara independen mengukur waktu dan terus mengawasi perbedaan lokal secara acak antara dirinya dan atom2 tetangganya. Jika ilmuwan menjejalkan 100 kali lebih atom ke jam atom, jam atom menjadi 10 kali lebih tepat, tapi ada batas pada berapa banyak atom yang dapat dimasukan. Tujuan besar ilmuwan berikutnya adalah untuk berhasil menggunakan quantum entanglement untuk meningkatkan presisi. Sehingga lebih banyak atom yang dapat digunakan untuk mengukur waktu. Semakin banyak atom, semakin presisi sistem. Dan tingkat presisi jam atom ini kemungkinan akan dapat bertahan 5 milyar tahun. Jauh lebih lama dari perkiraan usia bumi sendiri.

4. Super Komputer

Selama ini komputer bekerja menggunakan sistem binary digit atau bit. Namun di masa mendatang, ada kemungkinan komputer akan menggunakan sistem quantum digit atau qubit. Apa perbedaannya? Sistem binary digit menggunakan pengukuran yang tetap, antara bilangan biner 0 dan 1. Namun qubit mampu menghasilkan kemampuan komputasi yang lebih tinggi karena 0 dan 1 dapat terjadi dalam satu keadaan, atau keadaan Quantum.

God god doesn’t throw dice, kurang lebih begitulah yang Einstein katakan waktu meniliti fenomena quantum ini. Dia tidak percaya bahwa sebuah partikel dapat mempunyai dua keadaan sekaligus. Di mana kita tidak mampu untuk mengetahuinya sebelum sebuah pengukuran dilakukan. Namun ternyata seperti itulah basic fundamental alam semesta ini bekerja. Dan jika manusia mampu mengambil benefitnya, kita mampu menciptakan superkomputer yang jauh lebih optimal dari yang ada sekarang.

Apa gunanya mempunyai superkomputer yang luar biasa itu? Apakah manusia mampu memperoleh keuntungan langsung darinya? Kita tidak tahu secara pasti, namun banyak permasalahan di dalam ilmu pengetahuan yang belum dapat terjawab sampai sekarang karena kita tidak mempunyai super komputer yang cukup canggih. NASA misalnya, masih berusaha menciptakan simulasi alam semesta dari mulai awal bigbang sampai sekarang. Namun, mesin yang mereka sebut sebagai Bholsoy itu masih jauh dari sempurna.

5. Pengiriman Barang dan Mungkin Manusia

Yap, dari sekian banyak fungsi quantum entanglement, mungkin inilah yang paling mengkhayal namun paling menarik untuk dibahas. Sebelumnya, kita sudah tahu bahwa quantum entanglement dapat digunakan sebagai sarana komunikasi supercepat, atau bahkan dapat dikatakan instan. Pengiriman data secara kecil sudah mampu dilakukan. Namun memang pengiriman data secara besar belum dapat dilakukan secara baik.

Tapi bagaimana jika pengiriman data secara besar dapat dilakukan. Dengan menggunakan identifikasi per partikel, sebuah data besar dan mungkin barang ukuran cukup besar dapat dikirim dengan fenomena ini. Tidak menutup kemungkinan, sebuah barang dari bumi dapat dikirimkan misalnya ke pos koloni di Mars. Dalam waktu instan tanpa perlu adanya penerbangan fisik ke sana. Jika pengiriman barang dapat dilakukan, apakah mungkin pengiriman manusia dapat dilakukan. Prof Michio Kaku dan Bryan Green pernah mengatakan ya, pada salah satu wawancara yang ia lakukan. Hanya saja ada satu masalah yang harus dipecahkan terlebih dahulu.

Pengiriman manusia dengan menggunakan sistem seperti teleportasi sangatlah riskan. Manusia harus dipecah-pecah bahkan dalam level atom, dan kemungkinan juga struktru DNA harus dipisahkan satu sama lain. Jika penyusunannya gagal, bahkan di level DNA sekalipun. Misalnya ada 0,0001 DNA yang gagal tersusun, maka kemungkinan kita tidak akan berbentuk seperti kita sekarang ini. Butuh sebuah super komputer yang mampu memproses enkripsi tersebut. Dan kemungkinan besar, poin nomor 2 dan 4 menjadi penting.

Intinya, untuk mampu mengirimkan orang atau setidaknya barang dengan menggunakan quantum entanglement. Sehingga kita mempunyai teknologi teleportasi seperti di Star Trek. Maka kita harus menguasai seluruh aspek dari nomor 1 hingga 4 terlebih dahulu. Sistem waktu yang presisi misalnya, juga berpengaruh terhadap proses pengiriman data dengan quantum entanglement. Jika sequensial data berbeda 0,001 detik saja. Maka dalam tahap molekuler, data sudah tersusun dalam bentuk yang berbeda.


Sumber : https://en.wikipedia.org/wiki/Quantum_entanglement
              https://www.sciencedaily.com/terms/quantum_entanglement.html
              http://aninditasaktiaji.com/5-fungsi-quantum-entanglement/






TikaNesia - Jasa Pembuatan Website

quantum computation(Komputasi Kuantum)

     Menurut Wikipedia Komputer kuantum adalah alat hitung yang menggunakan sebuah fenomenamekanika kuantum, misalnya superposisi dan keterkaitan, untuk melakukan operasi data. Dalam komputasi klasik, jumlah data dihitung dengan bit; dalam komputer kuantum, hal ini dilakukan dengan qubit. Prinsip dasar komputer kuantum adalah bahwa sifat kuantum dari partikel dapat digunakan untuk mewakili data dan struktur data, dan bahwa mekanika kuantum dapat digunakan untuk melakukan operasi dengan data ini. Dalam hal ini untuk mengembangkan komputer dengan sistem kuantum diperlukan suatu logika baru yang sesuai dengan prinsip kuantum.
     Ide mengenai komputer kuantum ini berasal dari beberapa fisikawan antara lain Charles H. Bennett dari IBM, Paul A. Benioff dari Argonne National Laboratory, Illinois, David Deutsch dari University of Oxford, dan Richard P. Feynman dari California Institute of Technology (Caltech).
Pada awalnya Feynman mengemukakan idenya mengenai sistem kuantum yang juga dapat melakukan proses penghitungan. Fenyman juga mengemukakan bahwa sistem ini bisa menjadi simulator bagi percobaan fisika kuantum.
     Selanjutnya para ilmuwan mulai melakukan riset mengenai sistem kuantum tersebut, mereka juga berusaha untuk menemukan logika yang sesuai dengan sistem tersebut. Sampai saat ini telah dikemukaan dua algoritma baru yang bisa digunakan dalam sistem kuantum yaitu algoritma shor dan algoritma grover.
     Walaupun komputer kuantum masih dalam pengembangan, telah dilakukan eksperimen dimana operasi komputasi kuantum dilakukan atas sejumlah kecil Qubit. Riset baik secara teoretis maupun praktik terus berlanjut dalam laju yang cepat, dan banyak pemerintah nasional dan agensi pendanaan militer mendukung riset komputer kuantum untuk pengembangannya baik untuk keperluan rakyat maupun masalah keamanan nasional seperti kriptoanalisis.
     Telah dipercaya dengan sangat luas, bahwa apabila komputer kuantum dalam skala besar dapat dibuat, maka komputer tersebut dapat menyelesaikan sejumlah masalah lebih cepat daripada komputer biasa. Komputer kuantum berbeda dengankomputer DNA dan komputer klasik berbasis transistor, walaupun mungkin komputer jenis tersebut menggunakan prinsip kuantum mekanik. Sejumlah arsitektur komputasi seperti komputer optik walaupun menggunakan superposisi klasik dari gelombang elektromagnetik, namun tanpa sejumlah sumber kuantum mekanik yang spesifik seperti keterkaitan, maka tak dapat berpotensi memiliki kecepatan komputasi sebagaimana yang dimiliki oleh komputer kuantum.


Jadi Menurut saya Komputasi Kuantum ini adalah mengkomputerisasikan proses fisika, contoh nya dalam perhitungan fisika jika dahulu dihitung manual menggunakan tangan manusia maka dengan koputasi kuantum ini sudah banyak kemajuan untuk dunia fisika kuantum. Mungkin hanya itu yang bisa saya bagikan, kurang nya mohon dimaafkan terimakasih





Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Komputer_kuantum



TikaNesia - Jasa Pembuatan Website

Friday, April 8, 2016

NoSQL Database

    Hallo kali ini saya akan membahas mengenai NoSQL Database, Database NoSQL, juga disebut Not Only SQL, adalah sebuah pendekatan untuk pengelolaan data dan desain database yang berguna untuk set yang sangat besar data terdistribusi.

NoSQL, yang mencakup berbagai teknologi dan arsitektur, berusaha untuk memecahkan masalah skalabilitas dan kinerja data yang besar yang database relasional tidak dirancang untuk menangani. NoSQL ini sangat berguna ketika perusahaan perlu untuk mengakses dan menganalisis sejumlah besar data terstruktur atau data yang disimpan dari jarak jauh pada beberapa virtual server di awan. .

Berlawanan dengan kesalahpahaman yang disebabkan oleh namanya, NoSQL tidak melarang bahasa query terstruktur (SQL). Meskipun benar bahwa beberapa sistem NoSQL sepenuhnya non-relasional, yang lain hanya menghindari fungsi relasional dipilih seperti skema tabel tetap dan bergabung dengan operasi. Sebagai contoh, daripada menggunakan tabel, database NoSQL mungkin mengatur data menjadi objek, kunci / nilai berpasangan atau tupel.


  Jadi menurut saya NoSQL ini merupan set database dengan jumlah besar yang sangat terdistribusi untuk mengelola databasenya, mungkin hanya itu yang dapat saya share mohon maaf dan terimakasih


Sumber http://mamz.weebly.com/pengantar-komputasi-cloud.html






TikaNesia - Jasa Pembuatan Website

Map Reduce dan NoSQL (Not Only SQL)

    Hallo kali ini saya akan membahas mengenai Map Reduce dan NoSQL (Not Only SQL),
Map-Reduce adalah salah satu konsep teknis yang sangat penting di dalam teknologi cloud terutama karena dapat diterapkannya dalam lingkungan distributed computing. Dengan demikian akan menjamin skalabilitas aplikasi kita.
Salah satu contoh penerapan nyata map-reduce ini dalam suatu produk adalah yang dilakukan Google. Dengan inspirasi dari functional programming map dan reduce Google bisa menghasilkan filesystem distributed yang sangat scalable, Google Big Table. Dan juga terinspirasi dari Google, pada ranah open source terlihat percepatan pengembangan framework lainnya yang juga bersifat terdistribusi dan menggunakan konsep yang sama, project open source tersebut bernama Apache Hadoop.

NoSQL adalah istilah untuk menyatakan berbagai hal yang didalamnya termasuk database sederhana yang berisikan key dan value seperti Memcache, ataupun yang lebih canggih yaitu non-database relational seperti MongoDB, Cassandra, CouchDB, dan yang lainnya. Wikipedia menyatakan NoSQL adalah sistem menejemen database yang berbeda dari sistem menejemen database relasional yang klasik dalam beberapa hal. NoSQL mungkin tidak membutuhkan skema table dan umumnya menghindari operasi join dan berkembang secara horisontal. Akademisi menyebut database seperti ini sebagai structured storage, istilah yang didalamnya mencakup sistem menejemen database relasional.

    Jadi menurut saya keduanya merupakan konsep teknis yang sangat berguna dalam teknologi cloud computing terutama dalam sistem databasenya, mungkin itu saja dulu yang dapat saya share kurangnya mohon maaf terimakasih

Sumber http://mamz.weebly.com/pengantar-komputasi-cloud.html






TikaNesia - Jasa Pembuatan Website

Distributed Computation dalam Cloud Computing

    Hallo kali ini saya akan membahas mengenai Teknologi dalam Sistem Terdistribusi yaitu cloud computing, Jadi Komputasi terdistribusi merupakan bidang ilmu komputer yang mempelajari sistem terdistribusi. Sebuah sistem terdistribusi terdiri dari beberapa komputer otonom yang berkomunikasi melalui jaringan komputer. Komputer yang saling berinteraksi untuk mencapai tujuan bersama. Suatu program komputer yang berjalan dalam sistem terdistribusi disebut program didistribusikan, dan didistribusikan pemrograman adalah proses menulis program tersebut. Distributed computing juga mengacu pada penggunaan sistem terdistribusi untuk memecahkan masalah komputasi. Dalam distributed computing, masalah dibagi menjadi banyak tugas, masing-masing yang diselesaikan oleh satu komputer.
     Map-Reduce adalah salah satu konsep teknis yang sangat penting di dalam teknologi cloud terutama karena dapat diterapkannya dalam lingkungan distributed computing. Dengan demikian akan menjamin skalabilitas aplikasi kita. Salah satu contoh penerapan nyata map-reduce ini dalam suatu produk adalah yang dilakukan Google. Dengan inspirasi dari functional programming map dan reduce Google bisa menghasilkan filesystem distributed yang sangat scalable, Google Big Table.
Dan juga terinspirasi dari Google, pada ranah open source terlihat percepatan pengembangan framework lainnya yang juga bersifat terdistribusi dan menggunakan konsep yang sama, project open source tersebut bernama Apache Hadoop.

     NoSQL adalah istilah untuk menyatakan berbagai hal yang didalamnya termasuk database sederhana yang berisikan key dan value seperti Memcache, ataupun yang lebih canggih yaitu non-database relational seperti MongoDB, Cassandra, CouchDB, dan yang lainnya. Wikipedia menyatakan NoSQL adalah sistem menejemen database yang berbeda dari sistem menejemen database relasional yang klasik dalam beberapa hal. NoSQL mungkin tidak membutuhkan skema table dan umumnya menghindari operasi join dan berkembang secara horisontal. Akademisi menyebut database seperti ini sebagai structured storage, istilah yang didalamnya mencakup sistem menejemen database relasional.



Sumber http://mamz.weebly.com/pengantar-komputasi-cloud.html



TikaNesia - Jasa Pembuatan Website